Rabu, 29 Oktober 2014

Obatnya Bernama Cinta Tak bersyarat

Pesan dari Cinta

Suatu sore, saya berjalan kaki pulang ke rumah. Waktu menunjukkan kira-kira jam empat dengan suasana masih terang benderang. Duduk-duduk di pinggir jalan sepasang suami-istri, sebut saja namanya Bapak dan Ibu Yanto. Keduanya ngobrol berdua sambil momong Cinta, cucunya. Sementara kakek dan neneknya bercengkerama, Cinta bermain sendirian. Dia berlari-lari, berputar-putar, tertawa, seolah tengah meluapkan kegembiraannya hari itu. Baginya, tidak masalah bermain sendirian. Dunianya telah cukup membawanya pada bahagia.
 
Langkah saya tiba-tiba terhenti. Cinta menghadang laku saya. Tanpa ba-bi-bu…

“Salim!” teriaknya dengan suara khas anak-anak yang ceria. Oh, rupanya dia minta diajak bersalaman. Dengan pedenya, diulurkan tangan mungilnya kepada saya. Ukuran tangannya mengingatkan saya akan tangan tokoh kartun yang lagi naik daun: Masha. Hehehe.

Cinta tidak begitu mengenal saya. Siapa nama saya, saya jamin dia pasti tidak tahu. Ditambah waktu itu wajah saya sebagian tertutup masker (saya terbiasa pakai masker sekali pakai yang menutup area hidung sampai mulut bila tengah bepergian ke luar ruangan). Saya lebih sering ketemu kakek dan neneknya ketimbang dengan si Cinta. Tapi, entah kenapa sepertinya Cinta percaya saya tidak akan menolak uluran tangannya. Pun Cinta percaya, dia save di dekat saya. Kusambut uluran tangan mungil itu dan kami pun bersalaman. Dia tertawa riang dan tak ingin melepas genggaman tangan kami.
Cinta Hadir di Antara Tangan yang Saling Tergenggam Erat
Gambar: Pinjam dari Sini
Sore itu saya mendapat pelajaran berharga dari Cinta: mencintai tanpa syarat. Saya tidak menjanjikan permen, mainan, apalagi membelikannya benda-benda kesukaannya untuk menarik perhatian bocah mungil itu.

“Tanpa perlu mengenal lebih dekat, tanpa harus bertemu lebih dulu, tanpa ada syarat yang berliku, kau tetap bisa mendapat cinta dariku,” demikian yang mungkin akan disampaikan Cinta kepadaku.

Cinta Tak Bersyarat

Omong-omong, pernah mendengar lagu “unconditionally”? Bila sudah pernah, coba resapi baris demi baris liriknya yang sarat makna. Betul, lagu yang dipopulerkan oleh Katty Perry itu berkisah tentang cinta tak bersyarat (unconditional love) untuk sepasang manusia dewasa. Meski demikian, saya menilai ada potongan lirik “unconditionally” yang relevan dengan cinta yang sifatnya universal dan ngekick banget! Pesan “cinta tak bersyarat” itulah yang saya jadikan highlight. Berikut nukilan lirik yang dimaksud.
So open up your heart and just let it begin
Open up your heart, and just let it begin
Open up your heart, and just let it begin
Open up your heart

Unconditional, unconditionally
I will love you unconditionally
And there is no fear now
Let go and just be free
'Cause I will love you unconditionally

Cinta tak bersyarat pula yang kemudian melahirkan Ronald McDonald House Charities (selanjutnya disingkat RMHC). RMHC global buka pertama kali di Philadelphia tahun 1974, tetapi baru resmi berdiri sepuluh tahun kemudian, yakni tahun 1984. Organisasi independen ini mengusung tiga program besar yakni Ronald McDonald House, Ronald McDonald Family Room, dan Ronald McDonald Care Mobile. Adapun RMHC Indonesia atau yang bernama lengkap Yayasan Ronald McDonald House Charities Indonesia (selanjutnya disebut YRMHC) lahir di hari kasih sayang, 14 Februari 2011, tepat pada tahun keduapuluh masuknya McDonald's ke Indonesia. Sejalan dengan misi organisasi induknya, lembaga nirlaba ini hadir dengan membawa misi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak Indonesia. Wujud atas misi tersebut ada tiga, yakni Ronald McDonald Care Mobile, Ronald McDonald Family Room, dan Ronald McDonald House (coming soon).

Ronald McDonald Care Mobile merupakan klinik berjalan yang secara rutin menjalankan program pemberian imunisasi wajib, pemeriksaan kesehatan, dan penyuluhan isu-isu kesehatan. Ronald McDonald Care Mobile telah melayani masyarakat di wilayah DKI Jakarta (enam titik lokasi) dan Jawa Barat (Sukabumi dan Soreang-Bandung). Untuk realisasi program, Ronald McDonald Care Mobile yang beroperasi mulai jam 08.30-12.00 ini menggandeng Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Dengan adanya program Ronald McDonald Care Mobile, anak-anak bisa memperoleh akses kesehatan yang memadai. Para orang tua juga mendapat berbagai informasi penting seputar kesehatan dan gizi anak sebagai bekal mengasuh anak-anaknya.

Mobil Klinik YRMHC
Foto: Pinjam dari Sini
Ronald McDonald Family Room merupakan ruang khusus yang dibangun di dalam area rumah sakit untuk pasien rawat inap anak-anak beserta keluarga. Ronald McDonald Family Room didirikan karena RMHC percaya bahwa proses penyembuhan berlangsung cepat bila anak-anak tetap dekat dengan keluarga. Oleh sebab itu, di dalam Ronald McDonald Family Room, anak-anak dapat bermain, membaca buku, atau mengoperasikan personal computer didampingi oleh orang tua atau keluarganya. Bagi orang tua yang tengah menunggui putra-putrinya yang dirawat di rumah sakit, Ronald McDonald Family Room dapat dimanfaatkan sebagai tempat menghilangkan penat atau istirahat melepas lelah. Saat ini, Ronald McDonald Family Room hadir di Departemen Radioterapi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta dan buka setiap Senin-Jumat, jam 09.30-16.00.


Anak-anak Bermain di Ronald McDonald Family Room
Foto: Pinjam dari Sini
Impact atas cinta tak bersyarat yang menjadikan kehadiran Ronald McDonald Care Mobile dan Ronald McDonald Family Room berdampak positif bagi masyarakat. Terhitung sejak pertama kali berdiri di tahun 2012 hingga saat ini, Ronald McDonald Family Room telah dikunjungi 1.800 keluarga! Ibu Sri Yulianti, misalnya. Ibunda dari Nurul Yoandar ini merasa senang dengan hadirnya Ronald McDonald Family Room di RSCM sehingga putranya tidak merasa jenuh kala menjalani terapi pengobatan. Selain Ibu Sri Yulianti, ada Ibu Hj. Junengsih yang terbantu dengan kunjungan Ronald McDonald Care Mobile yang memberikan imunisasi dan pengobatan gratis. Masyarakat pun jadi memahami pentingnya pemberian imunisasi lengkap bagi buah hati mereka.

Program YRMHC Indonesia dalam waktu dekat akan bertambah dengan berdirinya rumah singgah Ronald McDonald House. Rumah yang berlokasi di Jalan Kana Lestari Blok J nomor 24, Lebak Bulus, Jakarta Selatan ini rencananya akan beroperasi akhir tahun 2014. Ronald McDonald House ditujukan bagi pasien anak dengan penyakit kritis yang tengah menjalani terapi pengobatan di RSUP Fatmawati beserta keluarganya. Dengan berada di Ronald McDonald House, anak-anak bisa tetap dekat dengan orang tuanya, bonding antara anak dan orang tua tetap terjaga, dan orang tua tetap bisa fokus pada kesembuhan putra-putrinya.

Mengusung konsep “home-away-from-home”, Ronald McDonald House yang hadir lebih dulu di luar Indonesia terbukti mampu mengakomodasi masyarakat setempat. Di Madison, kota di negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat, Ronald McDonald House telah berjasa di dalam hari-hari pertama kehidupan baby Ashton. Berkat Ronald McDonald House, Shauna Thayer, orang tua baby Ashton bisa memerhatikan dan fokus pada pemulihan bayinya. Demikian pula dengan Katie Bloodworth, orang tua baby Ellen. Ketika Ellen harus dirawat di NICU, Katie tinggal di Ronald McDonald House. Beruntungnya Katie, dia mendapat kenyamanan, perhatian, dan dukungan dari sesama penghuni rumah. Mereka layaknya keluarga yang saling menguatkan satu sama lain. Semoga saja Ronald McDonald House Indonesia kelak bisa menjadi rumah yang nyaman, hangat, dan penuh cinta bagi semua yang tinggal di dalamnya.



Fasad Ronald McDonald House di Lebak Bulus, Jakarta
Gambar: Pinjam dari Sini

YRMHC berupaya menjadikan anak-anak di Indonesia terjamin kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiannya. Segala lapisan masyarakat boleh menjadi bagian dari dan memanfaatkan pelayanan serta fasilitas YRMHC. Tanpa syarat alias Gratis! 

Sejak 12 September 2014, YRMHC Indonesia bekerjasama dengan McDonald’s Indonesia meluncurkan Stripes For Love, bagian kampanye sosial global yang diadakan oleh jaringan McDonald’s di seluruh dunia dan RMHC global untuk menandai empat puluh tahun berdirinya RMHC global yang jatuh pada 15 Oktober 2014. Memilih tema Stripes For Love, kampanye ini memiliki tujuan mulia yakni anak-anak yang tengah sakit dan dirawat di rumah sakit dalam jangka waktu relatif lama tidak merasa kehilangan masa kecilnya. Dengan cinta (love) yang diberikan oleh Stripes For Love, akan tumbuh harapan (hope), melahirkan kebahagiaan (joy) lalu hadirlah senyuman (smile). 


Kampanye Stripes for Love YRMHC
Foto: Pinjam dari Sini




Stripes for Love di Pintu Masuk McDonald's Sudirman Yogyakarta
Foto: Dokumen Pribadi Penulis

Semangat Filantropi

Cinta kepada sesama menumbuhkan rasa peduli, saling mengasihi, dan keinginan untuk berbagi. Hal inilah yang membentuk jiwa dermawan di dalam diri manusia. Filantropi demikian kedermawanan terdefinisi. Dan pelakunya disebut filantropis. Seorang filantropis memiliki kebiasaan mendonasikan uang atau meluangkan waktunya demi kebaikan dan kepentingan orang banyak yang membutuhkan.

Dunia telah melahirkan para filantropis yang datang dari berbagai kalangan dan berkiprah di berbagai bidang. Sebut saja Mother Teresa, Bill Gates, Melinda Gates, Bono, Jon Bon Jovi, Sir Cliff Richard, Michael Bloomberg, Warren Buffett, Andrew Carnegie, George Clooney, Richard Desmond, Johns Hopkins, Edward Harkness, Amal Hijazi, Angelina Jolie, Alicia Keys, Li Ka-shing, Shakira, George Soros, Oprah Winfrey, Howard Hughes, dan Anne Avantie. Berkat urun tangan mereka, saudara-saudara kita di berbagai belahan dunia, yang saat ini dalam kondisi kesulitan, merasakan hidup yang lebih baik.

Apakah Anda tergerak untuk melakukan kebaikan seperti mereka?
Open up your heart and just let it begin.
YRMHC Indonesia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Anda yang mencintai sesama tanpa syarat dan ingin berbagi melalui YRMHC Indonesia. Anda bisa donasi berupa:


1.   Uang tunai
Silakan transfer donasi Anda ke rekening Yayasan Ronald McDonald House Charities
Bank BCA
Nomor rekening 03.53163.300

Bank OCBC
Nomor rekening: 5458.0000.9445

Selain model transfer, bantuan dana dapat disalurkan lewat box donasi YRMHC Indonesia yang terdapat di setiap restoran McDonald's Indonesia. Dari pengalaman saya, kotak donasi ada di meja order yang merangkap meja kasir. Masukkan saja uang donasi ke dalam box. Di dalam box tersebut, uang Anda akan bertemu dengan uang dari donatur lainnya.

2. Barang-barang seperti buku-buku bacaan anak-anak, mainan, DVD edukasi, maupun perlengkapan kebersihan pribadi. Barang-barang tersebut akan disalurkan kepada masyarakat melalui program Ronald McDonald Care Mobile dan untuk melengkapi fasilitas Ronald McDonald Family Room.

3. Relawan
YRMHC Indonesia menerima relawan individu maupun perusahaan yang akan ditempatkan di  Ronald McDonald Care Mobile yang berlokasi di wilayah Jakarta (enam lokasi) dan Jawa Barat (dua lokasi) atau Ronald McDonald Family Room di RSCM Jakarta.
Keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
bunga.sari@id.mcd.com
4.   Dukung kampanye Stripes for Love
Membeli merchandise Stripes for Love berupa:
T-shirt seharga Rp.50.000 ini tersedia dalam empat alternatif tulisan (love, joy, hope, smile) dan dua macam warna (merah dan putih). Anda bisa membelinya di restoran McDonald’s seluruh Indonesia.
b.    Love Bear
Boneka teddy bear warna putih ini dijual satu paket dengan spidol merah. Setelah membeli, love bear bisa digambari atau dihias kemudian dikembalikan lagi ke McDonald’s untuk disumbangkan kepada anak-anak yang sedang sakit.  Dengan harga Rp68.182, Anda bisa memperolehnya di McDonald’s Artha Gading, Sarinah, dan Kemang, mulai tanggal
22 September 2014-10 Oktober 2014.

Contact person yang bisa dihubungi berkaitan dengan Yayasan Ronald McDonalds
House Charities:

Rini Wardani
rini.wardhani@id.mcd.com

Okta Melinda
okta.melinda@id.mcd.com

Bunga Yulita  Sari
bunga.sari@id.mcd.com

Telp : 021 - 458 56199
Fax  : 021 - 458 56309


Stripes for Love Video Kampanye
Video Pinjam dari Sini


Informasi Tentang Kampanye Stripes for Love
Kompas Klasika, Rabu, 29 Oktober 2014
Foto: Dokumen Pribadi Penulis

Apa Kontribusimu?

Suhu udara Kota Yogyakarta yang mencapai 33 derajat Celcius membuat saya terdampar di McDonald’s Sudirman. Memasuki restoran yang suasananya cukup ramai ini, saya pengin ngadem dan cari ice cream untuk membasahi kerongkongan. Saya pun beli satu fudge sundae, ice cream vanilla bertekstur lembut dengan topping coklat. Hmmm... yummmyyy! Slurrppp... 

Sembari menunggu order selesai dikemas, saya memerhatikan area meja yang berfungsi sebagai meja order sekaligus meja kasir. Ada sebuah box bertulis “Stripes for Love” diletakkan di depan mesin kasir. Apakah ini charity box dimaksud? Ngintip-ngintip, di dalamnya sudah berkumpul uang berbagai nominal. :D

Ketika crew McDonald’s menyerahkan fudge sundae pesanan saya, saya pun berkesempatan untuk menanyakan box yang mencuri perhatian saya sejak tadi. Ternyata benar, itu charity box YRMHC. Saya pun segera memasukkan uang kembalian beli fudge sundae ke dalam box tersebut. Dalam hati saya berujar, biarpun sedikit, semoga yang saya donasikan hari ini bermanfaat bagi saudara-saudara saya di manapun mereka berada.

Saya sudah donasi. Tidak banyak, memang. Yang penting dilambari rasa ikhlas dan cinta yang tak bersyarat. Si penerima donasi tidak perlu tahu siapa saya dan orang lain tidak perlu tahu berapa nominal yang telah dimasukkan. Nggak penting. Bagi saya, niat-ikhlas-nggak pakai syarat-lakukan. Kemarin saya baru memberi sedikit, tetapi donasi bisa dilakukan kapan saja karena restoran McDonald’s mudah ditemukan di Kota Yogyakarta maupun kota-kota lainnya. Saya bisa mampir kapan saja dan di mana saja. 

Ini Lho, Kotak Donasi Stripes for Love
Foto: Dokumen Pribadi Penulis



Pesan Cinta Buat Zahir dan Kawan-kawan
Gambar: Pinjam dari Sini
Because I love you unconditionally, I did it special for you. I put a love along with my lil donation was inside. Hopefully useful for everyone.

Karena cinta itu menenangkan, obat yang menyembuhkan, dan penguat tiang harapan. Jadikan cinta tak bersyarat sebagai alasan terbesar untuk berbuat kebaikan.


Referensi


Sejarah Berdirinya Ronald McDonald House Charities. http://www.rmhc.or.id/news.php?id=57. Download 25 Oktober 2014-7:26 PM
Peluncuran Kampanye Stripes For Love. http://www.rmhc.or.id/news.php?id=55. Download 25 Oktober 2014-7:30 PM
Ronald McDonald House Charities. http://www.rmhc.or.id/about.php. Download: 25 Oktober 2014-7:35 PM
Ronald McDonald House. http://www.rmhc.org/ronald-mcdonald-house. Download 25 Oktober 2014-7:37 PM
Ronald McDonald Family Room. http://www.rmhc.org/ronald-mcdonald-family-room. Download 25 Oktober 2014-7:43 PM
Ronald McDonald Care Mobile. http://www.rmhc.org/ronald-mcdonald-care-mobile. Download 25 Oktober 2014-7:44 PM
About Us. http://www.rmhc.org/about-us. Download 25 Oktober 2014-7:55 PM
Tentang RMHC Indonesia. http://www.rmhc.or.id/about.php?id=2. Download 25 Oktober 2014-7:57 PM
Ronald McDonald Care Mobile. http://www.rmhc.or.id/program.php. Download 25 Oktober 2014-7:58 PM
Ronald McDonald Family Room. http://www.rmhc.or.id/program.php?id=2. Download 25 Oktober 2014-8:00 PM
Ronald McDonald House. http://www.rmhc.or.id/program.php?id=4. Download 25 Oktober 2014-8:23 PM
Peran Serta Anda. http://www.rmhc.or.id/contribution.php. Download 25 Oktober 2014-8:31PM
Relawan. http://www.rmhc.or.id/contribution.php?id=2. Download 25 Oktober 2014-8:36PM
Donatur Perusahaan. http://www.rmhc.or.id/contribution.php?id=3. Download 25 Oktober 2014-8:38 PM
Testimoni. http://www.rmhc.or.id/testimony.php. Download 25 Oktober 2014-9:01 PM
Kontak RMHC. http://www.rmhc.or.id/contact.php. Download 25 Oktober 2014-9:09 PM
Shauna Thayer. RMHC Changed My Life.
http://www.rmhc.org/post?p=i-never-thought-it-would-be-me. Download 25 Oktober 2014-9:21 PM
Comfort, Care and Support. http://www.rmhc.org/post?p=comfort-care-and-support. Download 25 Oktober 2014-9:28 PM
List of Philanthropists. http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_philanthropists. Download 25 Oktober 2014-10:06 PM
John Koppisch (Ed.). 48 Heroes of Philanthropy. Forbes Asia 5/29/2013. http://www.forbes.com/sites/johnkoppisch/2013/05/29/48-heroes-of-philanthropy-2/.
Download 25 Oktober 2014-10:21 PM 
Katy Perry (singer). Unconditionally. http://lirik.kapanlagi.com/artis/katy_perry/unconditionally. Download 29 Oktober 2014-8:47 PM

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Ronald McDonald House Charities (RMHC)





Selasa, 30 September 2014

Alang-alang Dudu Aling-aling, Margining Kautaman

Rabu Wage, 17 September 2014. Pagi hari.

Selagi Masih Kausimpan Asa, Tiada Perjuangan 'Kan Berakhir Sia-sia
Gambar Pinjam dari Sini
Sambil menanti dimulainya acara bedah buku, saya buka lembaran koran harian lokal demi membunuh waktu. Mata menyapu sekujur halaman demi halaman, dengan tulisan mini bertinta hitam. Saking menikmati, tak sadar bila tiba di bagian iklan baris. Pandangan sekejap tertarik pada pengumuman yang dianggap tak biasa (buat saya lho). Disertakan pula kata “serius” untuk meyakinkan pembaca.

Deg!

Seseorang yang hanya mencantumkan nomor ponsel memasang iklan donor ginjal untuk membayar sekolah dan hutang.

Apakah saya tidak salah baca?

Jumat, 12 September 2014

Jamuku Lestari Jamu Kita Membumi

Mari Mengenal Jamu

Manusia kian aware bahwa radikal bebas, produk berbahan kimia, serta tebaran makanan dan minuman yang minim gizi menorehkan dampak serius terhadap tubuh. Ancaman penyakit kanker, jantung, paru-paru, diabetes mellitus, hipertensi, kolesterol, maupun obesitas serta penuaan dini tampaknya menyadarkan manusia bahwa ada yang salah di dalam diri. Menu makanan seimbang jadi konsumsi sehari-hari, olahraga secara rutin (zumba, yoga, jogging, fitness) dilakukan, detoks, berhenti merokok, menurunkan kebiasaan begadang, serta menjauhi alkohol, soft drink, gorengan, dan makanan instan (junk food). Gaya hidup kembali ke alam (back to nature) pun menjadi anutan.

Yang terjadi kemudian adalah segala sesuatu yang bersifat alami lahir demi mengakomodasi pelaku gaya hidup sehat alami. Untuk makanan dan minuman, kini dikenal produk-produk berlabel organik: sayuran organik, buah-buahan organik, termasuk makanan-minuman olahan siap santap seperti raw food, salad atau juice berbahan dasar sayur dan atau buah organik; bumbu-bumbu pelezat masakan pun diusahakan alami, di antaranya daun salam, serai, jahe, daun jeruk, lengkuas, kunyit. Di bidang kosmetik dan kecantikan, hadir losion berbahan ekstrak rumput laut yang mengandung antioksidan, kondisioner dari kelapa, sabun batang dari mentimun, scrub buah zaitun, scrub wortel, scrub kopi, masker rambut dari madu, masker wajah dari bulir beras, masker pisang, masker bunga mawar, masker avokad-wortel, sampo dari bayam, lulur kuning berkomposisi pandan wangi, sari tepung beras, kunyit, dan temu giring, serta boreh yang terbuat dari campuran rerempahan: serai, cendana, jahe, kayu manis, cengkih, pala, lengkuas, beras hitam, dan minyak kelapa.

Jumat, 29 Agustus 2014

AirAsia yang Mengubah Hidupku

Bermula dari Asa


Menulis sudah menjadi napas hidupku. Berawal dari buku harian murah yang dimiliki ketika duduk di bangku Sekolah Dasar. Aku seperti mendapat ruang berkreasi yang bebas. Namun, meski gemar menulis, tak pernah sekalipun terbetik untuk menanam cita-cita sebagai penulis professional lagi produktif yang menelurkan banyak karya berlabel “best seller”, diganjar penghargaan bergengsi, popularitas, dan tentu saja sejumlah materi. Aku cuma asal menulis untuk memenuhi adiksiku pada rangkaian kata.

Adapun cita-citaku dulu pengin jadi pramugari, hasrat pribadi yang dimantapkan setelah berulang kali berganti. Alasannya terbilang klasik: biar bisa keliling dunia. Naik pesawat-gratis-digaji pula. Ditambah, aku naksir dengan gaya berpakaian pramugari yang rapi dan terlihat anggun. Di mataku kala itu, profesi pramugari itu keren dan idaman banget! Sayang hanya sekadar cita-cita. Banyak faktor yang menjadikannya kandas tanpa pernah take off. Untunglah masih tersedia jalan lain bila ingin keliling dunia. Menulislah!

Selasa, 26 Agustus 2014

Dari Sepasang Mata yang Menaruh Rindu

Bukan hal mudah menuliskan lisan
Bukan hal mudah mengungkap
setelah sekian lama senyap
Semua untukmu, agar kau tahu, tak sekadar menerka
inginku…

Hati kecilmu pasti telah merasakan
'ku yakin itu…
Kau hanya butuh dibenarkan
kataku…
Sayang, aku diliputi ragu
akankah kau mengerti kata hatiku?
Akankah kau memahami segenap perasaanku?
kepadamu…

Kumemandangmu sebagai insan sempurna
yang jadikanku cinta
Kumelihat kau mampu melindungi
kukatakan berulang kali
Kumerasa kau mencintaiku
itu yang masih harus dibuktikan

Kita berdua jauh… nyatanya
Kita berdua jatuh… memang
Kapan ‘kan rekat kembali?
Hanya kata “Entah…” yang jadi penjawabnya



Musim penghujan’12
Kepada sang pengisi hati

Minggu, 17 Agustus 2014

Lebaran 3 in 1

Allaahu akbar… Allaahu akbar…
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd
Gema takbir membahana, mengisi ruang semesta dan relung hati yang siap menyambut datangnya hari kemenangan. Atas limpahan rahmatNya yang terus mengalir, tahun 2014 masih diperkenankan bertemu Idulfitri 1435 H setelah berhasil menahan lapar dan dahaga serta mengalahkan hawa nafsu sebulan lamanya. Lebaran menjadi momen puncak penantian atas dua belas bulan lamanya.

Tahun ini 1 Syawal 1435 H jatuh pada 28 Juli 2014. Keinginan untuk ngumpul bareng keluarga besar dan orang-orang terdekat menuntun para perantau kembali ke kampung halaman, rela menempuh perjalanan panjang, berjibaku dengan macet, tiket mahal, dan berbagai halang-rintang yang jamak terjadi jelang arus mudik, saat arus mudik, hingga arus balik. Tradisi mudik (dari kata dasar: udik “desa, dusun, kampung”) pada hari Lebaran memang masih menjadi semacam konduktor guna menyemai bahagia dan kebersamaan.


Minggu, 27 Juli 2014

REMEMBER ME, RAMADHAN!

Waktu aku mulai menulis, kalender menunjukkan tanggal 26 Juli 2014. Sedangkan waktu berada pada 9:41.

Sudah malam…
Betul.

Langit menggelap berganti cahaya lampu dengan sinar yang temaram. Dan esok… gema takbir ‘kan berkumandang memenuhi lapisan udara Yogyakarta.

Ramadhan begitu cepat berlalu. Sepertinya baru kemarin kudengar suara orang yang berteriak, “Sahur! Sahur! Sahur!”. Sorenya, kulihat bocah-bocah cilik berpakaian muslim berjalan menuju masjid. Malam hari, berbondong-bondonglah mereka menjemput tarawih. Kemudian, di tengah malam, kujumpai sepasang ibu yang tak lupa meninggalkan salat malam.

Sebulan begitu cepat.
Kupikir Lebaran masih dua-tiga pekan yang akan datang.
Ternyata…

Sabtu, 19 Juli 2014

RAMADHAN MANIS BERSAMA SI MANIS

Marhaban ya Ramadhan, 
Selamat datang, bulan penuh rahmat dan ampunan, 
Selamat datang, bulan yang penuh anugerah, rezeki, nikmat, dan keberuntungan, 
Bulan yang istimewa,
Bulan yang manis.

Kedatangan Ramadhan telah disambut jauh-jauh hari, ditandai dengan hadirnya iklan sirup legendaris di layar televisi. Ramadhan menjadi bulan yang begitu manis karena full rezeki. Aku sendiri dapat rezeki ketika Ramadhan belum menginjak usia setengah bulan. Seolah belum cukup, Ramadhan kembali menurunkan berkahnya bagi keluargaku: adikku diterima bekerja! Sungguh karunia yang besar tiada tara. Do’a khusyuk yang terpanjat saban hari telah didengar dan diwujudkan Tuhan di bulan yang amat baik ini.

Ramadhan pun hadir dengan nuansa khasnya. Tiap kali Ramadhan tiba, suasana kampungku jadi terasa Ramadhan banget. Jelang sahur, sekelompok warga keliling kampung sembari menabuh bebunyian untuk membangunkan warga agar segera bersantap sahur. Kemudian, di sore hari, anak-anak kecil pada ke masjid untuk mengikuti kegiatan Bina Anak Sholeh. Selain itu, muncul aneka makanan dan minuman menu buka puasa yang dijual di lingkungan kampungku.

Sabtu, 05 Juli 2014

SLEMPIT CERITA SANG PENCARI KERJA

Sepanjang pengembaraan sebagai pencari kerja, ada saja kejadian yang membuat saya menyunggingkan seulas senyum, tertawa ngakak, menangis, ataupun mengelus dada. Oalah, ngene iki ta angele golek gaweyan, batin saya ketika merasa lelah dengan tantangan dunia. Namun, sebagai penganut peribahasa “esa hilang tak terbilang” garis keras, pantang bagi saya untuk menyerah. Bagi saya, berhenti itu, ya, ketika menginjak garis finish, bukan di persimpangan. Bila saya tidak mengalami aneka rupa peristiwa di masa lalu, maka tidak akan ada saya seperti yang teman-teman temui saat ini, hari ini. Kejadian lalu merupakan bagian dari proses yang harus dilalui, dan nyatanya, saya beroleh banyak hal berharga sebagai bekal perjalanan meraih impian, menjadi seorang yang sukses meniti karir, serta membanggakan orang tua. Pahit-getir sudah dirasakan, ditelan, dan dinikmati. Sekarang, giliran untuk diceritakan. Karena saya bukan manusia egois yang ingin menyimpan rapat segalanya, maka akan saya bagikan “cerita-cerita sampingan” yang pernah terjadi dalam proses mencari kerja. Anggaplah intermezzo saja. Kalau lucu tertawalah, kalau tidak lucu jadikan bahan perenungan. Sebab, setiap peristiwa pasti menyimpan makna.

Suatu hari, saya dapat telepon dari nomor tak dikenal. Saya angkat, siapa tahu penting. Dugaan saya nggak meleset, ternyata dari sebuah perusahaan. Saya dipanggil untuk interview lusa. Okay, saya sanggupi untuk datang. Ancar-ancar lokasi sudah dikasih tahu dan saya cukup mengenal daerah tersebut sehingga tidak ada kesulitan untuk mencapainya. Malam harinya, saya sempatkan browsing, cari tahu tentang perusahaan tersebut. Hitung-hitung, modal buat interview, biar kalau ditanya seluk-beluk perusahaan, saya mampu menjawab dengan baik. Kaboom! Terperanjatlah saya ketika googling yang keluar justru berita miring mengenai perusahaan yang akan saya datangi. Hati diliputi bimbang. Galau, kata anak zaman sekarang (Duh… duh… kesannya udah tuwir beud). Mulai, deh, hitung kancing: berangkat-tidak-berangkat-tidak. Tiba-tiba saja, saya ingat kakak sepupu saya yang pernah mengalami hal buruk ketika mencari kerja. Bedanya saya belum kejadian saja. Tak ingin bernasib serupa, saya putuskan untuk membatalkan diri. Saya nggak mau iseng-iseng or kepo yang ujungnya nggak baik buat saya. Pelajaran penting buat para job seeker: cari info sebanyak-banyaknya tentang perusahaan yang akan dilamar. :)

Jumat, 04 Juli 2014

11 Buku Keren GagasMedia Wajib Baca



Sahabat sejati, jodoh, atau soulmate bisa ditemukan di mana saja dan tak seorangpun mampu mengira. Ia datang setelah lama jam kita terbang mengarungi langit pengembaraan, yang kemudian digenapkan dengan adanya pertemuan. Kurang-lebihnya demikian bila bermain pengibaratan. Adalah GagasMedia jodoh yang dimaksud, yang membuat ingin selalu bersua.

Bersamanya, saya dipertemukan dengan karya kreatif pemuas dahaga akan karya-karya yang bermutu. Dan dalam rangka 11 tahun GagasMedia, saya akan merekomendasikan sebelas (match dengan nomor RW (rukun warga) tempat tinggal saya)) karya kreatif wajib baca yang kelahirannya dibidani oleh GagasMedia. Rekomendasi ditulis secara random ya! Angka digunakan sebatas untuk penomoran belaka, karena kita tengah bercengkerama tentang buku, bukan sedang menyimak tangga lagu. :)