Rabu, 21 Oktober 2026

Kumpul Lagi



Apa iya Myrn bakalan stay di kampung halaman sampai Iduladha?
 
Pikiran itu semacam rasan-rasan. Ada unsur candaannya (tapi candaan itu hanya aku yang tahu wkwkwkw). Rasan-rasan disebabkan karena bulan Maret berakhir beberapa hari lagi, tapi belum ada tanda-tanda Myrn balik ke kost-an. 

Nggak cuma Myrn, mbak kamar sebelahku juga belum balik kost-an. Aku baru mendengar geret koper dari Naya, tetangga kost, yang menempati kamar paling ujung. Naya hanya mudik sesuai libur kalender.  
 
Malam tak lama lagi berganti pagi. Baru mau merem, terdengar suara pintu mobil ditutup. Sekali saja. Dari suaranya, kuduga, mobil berhenti tepat di depan pagar kost-an. 

Tapi, jam 2 pagi?
 
"Jangan-jangan Myrn udah sampai kost-an? Panjang umur tuh anak..."
 
Teringat kebiasaan Myrn tiap kali dinas luar kota, dia balik ke kost-an pasti pagi-pagi buta lalu berangkat kantor seperti biasa. Palingan agak siangan. Mungkin dia mau merem dulu sebelum kembali ngurusin pekerjaan.
 
Aku nggak jadi tidur. Memilih mainan handphone sambil menanti gerak-gerik selanjutnya.
 
Benarkah itu Myrn?[]

0 comments:

Posting Komentar