Sabtu, 13 Juni 2026

Telat Jemput



Tiga puluhan tahun silam, seorang murid di Taman Kanak-Kanak menjadi korban telat jemput orang tuanya. Seharusnya dia pulang sekolah jam 10.00, tapi baru dijemput sejam kemudian; pernah juga mendekati jam 12.00. Telat jemputnya tidak hanya sekali. Bikin repot guru, karena guru baru bisa pulang setelah murid itu dijemput orang tua atau anggota keluarganya. 
 
Murid Taman Kanak-Kanak itu adalah aku yang... saat ini berubah jadi pelaku telat jemput. Bedanya, aku tidak telat jemput seorang anak. Aku telat jemput koran! Meski bukan anak, tetap saja aksi telat jemput berdampak pada orang lain. Kalau dulu dampaknya ke guru, sekarang dampaknya ke staf toko.
 
Salah satu kegiatanku di akhir pekan dan begitu kunanti adalah beli Kompas edisi akhir pekan, khususnya Kompas edisi hari Minggu. Aku menyukai gaya menulis jurnalis Kompas, lebih-lebih tulisan urban issues-nya seputar kehidupan kaum urban. Gaya hidup kaum urban masa kini disajikan menarik dengan sudut pandang dan gaya penulisan khas Kompas. 


Sebelum beralih, Kompas akhir pekan masih terbit hari Sabtu dan Minggu. Kemudian edisi Sabtu dan Minggu digabung, jadilah Kompas Urbana. Transformasi Kompas akhir pekan menjadi Kompas Urbana malah menguntungkan aku. Keuntungannya ialah bisa mengonsumsi dua edisi sekaligus! Aku bisa balik membaca Experd-nya Eileen Rahman (pernah, Experd berbagi ruang dengan Your Job is Not Your Career-nya Rene Suhardono. Keduanya kerap aku dahulukan sebelum membaca rubrik berita). 
  
Aku telat jemput Kompas Urbana yang aku beli sejak hari Sabtu pagi. Ada saja alasan menunda jemput Kompas. Aku merasa tidak tergesa, karena sudah kebagian Kompas. Mau diambil hari Sabtu, Minggu atau malah Senin sekalipun, toh, Kompas itu sudah jadi milikku. 
 
Kalau sudah pasti telat jemput Kompas Urbana, aku kirim pesan ke toko tempat aku beli Kompas. Aku sampaikan kalau aku belum bisa ambil (Kompas sampai) hari Minggu; aku akan mengambilnya hari Senin usai jam kerja. Biar kewajiban status pembayaran nggak "menggantung", Kompas-nya aku bayar lebih dulu. Cukup telat jemput, tapi tidak telat bayar.[]
 



0 comments:

Posting Komentar